Author: M Farhan Syakur

Alasan Memilih Ngeblog di Hosting dan Domain Sendiri

Pada akhirnya saya membeli hosting dan domain sendiri untuk menyalurkan hobi blogging saya. Sebelumnya saya menggunakan blogging gratisan. Di sana saya bertahan cukup lama, yakni sejak tahun 2009. Dan baru dua bulan yang lalu saya memiliki blog dengan domain berbayar. Umumnya para blogger mempublikasikan karyanya melalui blog gratisan dari berbagai platform. Selain mudah dalam kostumasi, blogger tidak perlu merogoh kocek. Tetapi kalau ingin memanfaatkan blogging untuk bisnis, pengiklanan, dan lainnya, blogging gratisan kurang fleksibel dan leluasa. Kalau anda bermaksud ke arah sana, saatnya beralih ke domain berbayar (TDL atau Top Domain Level). Lalu, apakah Top Level Domain (TLD) itu?...

Read More

Kesabaran Adalah Kunci Keberhasilan Menjadi Seorang Guru

Mendidik membutuhkan kesabaran yang tinggi. Begitu pula untuk menjadi orang yang terdidik. Sudah banyak metode pembelajaran ditemukan, dipaparkan, dan diseminarkan. Datanglah ke toko buku terdekat dan tengoklah etalase bagian pendidikan. Puluhan buku dengan berbagai judul yang membahas teori pendidikan termutakhir bertebaran di sana. Banyak kan? Mengajar tidaklah cukup dengan modal tekad. Seorang pendidik semestinya memiliki kemampuan yang optima di luar tujuan pragmatis sebagai manusia. Ia juga semestinya mampu menjadi pembimbing yang baik bagi para muridnya. Seorang guru memiliki kemampuan pedagogik yang baik, profesional dalam menjalankan profesinya, dan memiliki hubungan yang baik dengan rekan sejawat. Selain itu juga memiliki ‘inner...

Read More

Kebun Binatang bukan Rumah Pesakitan bagi Aneka Satwa

Ketika duduk di bangku sekolah dasar, cerita tentang kebun binatang adalah oase pengetahuan tentang satwa yang tak mungkin saya temui di kampung halaman. Saya tak pernah peduli tentang apakah bacaan di pelajaran bahasa Indonesia waktu itu adalah fiktif atau fakta. Namun yang jelas terbayang di benak saya adalah mengunjungi kebun binatang merupakan rekreasi yang menyenangkan. Bagi saya kebun binatang adalah surga bagi para penghuninya. Semacam rumah rehabilitasi bagi orang ketergantungan obat, bukan penjaga bagi para pesakitan. Dan saya masih meyakini itu sampai akhirnya saya mengunjungi wahana kebun binatang Bumi Kedaton, Bandarlampung. Belajar menjadi seorang ayah maka pada suatu Minggu...

Read More

Saat Saya, pada Akhirnya, Menjadi Guru Ngaji

Saya mengajar di salah satu sekolah Islam di Bandarlampung. Di sana, seluruh warga sekolah diharuskan mampu membaca Alqurán. Dan sejujurnya, menjadi aturan sekolah maupun tidak mampu membaca Alqurán adalah kewajiban setiap muslim. Sekolah kami memiliki intensitas yang tinggi untuk mendidik anak-anak mampu membaca Alqurán. Berbagai strategi pembelajaran Alquran dilakukan. Bahkan sampai pengintegrasian Alqurán terhadap mata pelajaran lainnya. Singkatnya, setiap guru di sekolah kami—insya Allah—dapat membaca Alqurán. Singkatnya, saya kemudian ditunjuk untuk menjadi salah satu pengajarnya. Maka, mulai tahun ini saya mengajar—sekaligus membimbing—anak-anak dalam membaca Alqurán. Kepada mereka: jangan panggil saya ‘ustadz’. Dua hari pertama, saya melakukan orientasi. Saya bingung...

Read More

Kotak Amal

Landu tidak pernah kehabisan akal untuk mengais pundi-pundi receh. Yang terpenting dalam benaknya adalah uang. Di pelataran rumah ia menggergaji papan, memaku sudut-sudutnya hingga membentuk persegi. Papan penutup atasnya dipasangi engsel sehingga bisa dibuka-tutup. Ia juga membuat lubang kecil di bagian atas tempat orang memasukkan uang. Ukurannya tidak begitu besar sehingga tidak terasa berat ketika dicantolkan ke leher. Sentuhan terakhirnya adalah memberi warna dan membuat nama di bagian muka: Kotak Amal Masjid Aliklas. Istrinya menatap ragu dan getir. Ide kotak amal itu sudah ia larang semalam tapi Landu tidak mau mendengarkan. “Bener, Pak, sudah mantap mau begitu caranya mencari...

Read More

Recent Tweets