Category: Artikel

Lagi, Ar Raihan Goes to Campus

Tahun lalu, hasil diskusi dengan teman-teman, untuk membuka wawasan anak-anak tentang kekampusan, kami menyusun program Ar Raihan Goes to Campus. Saya, Pak Fahrul (kepsek), Pak Najih dan Bu Nop (walikelas) mendampingi anak-anak berkunjung ke ITB, Unpad, UIN Syarif Hidayatullah dan Prasetya Mulya. Kunjungan ke masing-masing kampus memberi kesan yang mendalam. Khususnya, anak-anak lebih memahami proses rekrutmen mahasiswa. Terlebih lagi, di ITB dan Prasetya Mulya, kami dijamu dan berdialog di dalam ruang perkuliahan, di Unpad kami diajak tour di Fakultas Kedokteran dan merasakan aroma ‘asik’ di ruang kelas/lab praktikum. Tak hanya memahami kekampusan, saya pun melihat anak-anak yang sudah tak...

Read More

Ribut-ribut tentang Transliterasi Tulisan Arab-Latin

Para ahli bahasa Indonesia cukup bersusah payah memunculkan istilah baru untuk menggantikan istilah-istilah baru yang muncul bersamaan dengan perkembangan teknologi informasi. Tentu saja perkara ini menyusahkan karena teknologi itu terlahir dari luar negeri. Ketika kita mengimport teknologi tersebut kita sekaligus mengimpor istilah-istilah yang ada di dalamnya. Belakangan, hal ini menjadi penting. Berikut beberapa contoh kata baru Bahasa Indonesia yang sudah masuk ke dalam KBBI: gawai untuk menggantikan gadget, tetikus untuk menggantikan mouse, warganet untuk netizen, pranala untuk hyperlink, daring dan luring untuk online dan offline, swafoto untuk selfie dan lain sebagainya. Akan tetapi kata-kata baru yang sudah masuk KBBI...

Read More

Belajar dari Luqman al-Hakim dalam Mendidik Anak

Kota Makkah adalah kota yang kompleks. Kota metropolis. Pusat perniagaan sekaligus spiritualitas. Mereka menjalani kehidupan dengan sangat keras layak hidup di kota-kota besar jaman sekarang. Karena peperangan mereka sangat mendambakan memiliki anak laki-laki sehingga kelahiran anak perempuan dianggap aib. Kapitalisme mengakar kuat dari sistem pasar hingga rampasan perang. Kemanusiaan pada masa itu rapuh sekali. Di kota seperti itulah Rasulullah terlahir. Sebagian hidupnya mengikuti tradisi masa itu sekaligus bersih dari kejahiliyahan masyarakatnya. Beliau tetap mengikuti tradisi “persusuan” tapi terbebas dari kebiasan jamuan makan “ad-da’bu”. Beliau tumbuh menjadi anak yang cemerlang dan berkembang menjadi remaja yang gemilang. Beliau menjadi sosok yang...

Read More

Menjaga wudhu dan doa-doa dalam Berwudhu

Wudhu bukan hanya ibadah prasyarat atas sah-tidaknya salat yang kita laksanakan. Wudhu juga mengandung fadhilah sebagaimana terkandung dalam beberapa hadits. Di antaranya adalah penjagaan Allah atas hamba-Nya yang selalu menjaga wudhu dari mara bahaya; diangkat dosa-dosa yang melekat pada anggota badan yang dibasuh dengan air wudhu; dan masih banyak fadhilah lainnya. Kita pun tak asing dengan kisah-kisah para ulama terdahulu yang senantiasa menjaga wudhu. Dan juga ajaran mereka tentang doa-doa dalam berwudhu. FYI: Tulisan wudhu yang sesuai dengan KBBI adalah wudu (tanpa huruf h atau l). Pada kitab muroqi ‘ubudiyyah bab adab berwudu, Imam Ghazali menyebutkan bacaan doa-doa yang...

Read More

Quraish Shihab – Ayat Ayat Fitna

Geert Wilders pernah membuat film yang menggegerkan umat Islam. Film itu berjudul Fitna. Berbagai kalangan memberi kecaman dan kutukan. Pada mulanya, mufassir Indonesia, Dr. M. Quraish Shihab tak ingin menanggapi isu tersebut. Tetapi melihat perkembangan isu yang semakin memanas itu, beliau pun menulis buku Ayat Ayat Fitna Sekelumit Keadaban Islam di Tengah Prasangka sebagai upaya menanggapi isu tersebut secara akademis. Beliau memberikan penjelasan terkait kutipan ayat-ayat dalam film Fitna yang ditafsirkan secara melenceng. Ayat-ayat yang dikutip itu adalah QS. Al-Anfal: 60, QS. An-Nisa: 56, QS. Muhammad: 4, QS. An-Nisa: 89, dan QS. Al-Anfal: 39. Berikut adalah kutipan kata pengantar...

Read More

FDS, Kebijakan Muhadjir Effendy yang Tak Bijaksana

Saya belum sepenuhnya memahami apa yang diinginkan Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dari full day school (FDS). Karena ia sendiri, bahkan siapapun yang berwenang, sama sekali tidak memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait full day school. Penjelasan kepada dinas terkait barangkali memang sudah dilakukan. Buktinya, meskipun menurut pak menteri full day school ini masih pada batas himbauan tetapi sudah lebih dari 50% sekolah menerapkannya. Akan tetapi, keberadaan stakeholder (para orangtua dan masyarakat umumnya) tak mengerti apa full day school itu. Yang mereka mengerti adalah anak-anak mereka harus sekolah untuk mengangkat derajat kemanusiaan mereka. Setelah sebulan kegiatan pembelajaran tahun ini...

Read More

Pelayan E-KTP di Dukcapil Bandarlampung Lamban, Mengapa?

Saya menuliskan ini bukan untuk mengujar kebencian, tetapi sebagai kritik untuk kota yang kutinggali ini supaya lebih baik. Saya pernah bertanya-tanya, kapan Bandarlampung mampu membangun smart city. Padahal banyak komponen di pemerintahan sudah menggunakan sistem yang terkomputerisasi. Dan, sistem ini, secara teori, bisa diintegrasikan. Ketika mengurus administrasi di catatan sipil di Kota Bandarlampung, saya baru tahu kalau kota ini memiliki gedung Satu Atap. Izin usaha, pengurusan KTP, KK, dan lainnya dilayani dalam satu gedung ini. Meskipun banyak yang mesti dibenahi, saya menilai ini adalah langkap yang inovatif. Saya ke sana untuk mendapatkan hak saya sebagai warga negara, E-KTP. Semua...

Read More

Recent Tweets