Category: Artikel

Ketika Mojok Reinkarnasi Dingkelik justru Mati Suri

Tak habis pikir kenapa mojok bisa mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia. Reinkarnasinya di awal Ramadan kemarin membuat banyak orang bahagia. Sedekah mojok untuk anak bangsa. Barangkali makhluk yang paling tidak suka dengan mojok adalah para politisi kenthir yang sering dijadikan parodi oleh para kontributornya. Saya tidak mencintai mojok, hanya suka. Ya sekedar suka. Bahkan tidak setiap hari membacanya. Tetapi kalau dihitung-hitung, saya lebih sering membaca mojok dari pada media mainstream di negara Indonesia ini. Sayangnya, mojok tidak banyak memuat tulisan tentang Raisa dan Isyana. Saya maklum karena mojok bukan media penggosip intertainment. Sebelum ada mojok, untuk mencerdaskan diri...

Read More

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat BBQ

Di titik sangat lelah, di penghujung kegiatan pembelajaran, saya menanyakan sesuatu kepada anak-anak. Pertanyaan yang cenderung pada kegeraman. “Apa yang salah dengan kelas kita? Sudah dua tahun kita belajar ngaji tapi kenapa masih begini?” Anak-anak terdiam. Yang cekikikan sontak langsung tutup mulut. Ada alarm keras terdengar di telinga mereka. Waspada. Jika tidak sebentar lagi kegeraman ini akan menjadi-jadi. “Kesalahan itu bisa jadi terletak pada diri saya dan tidak menutup kemungkinan juga pada diri kalian. Kita cari tahu lalu kita perbaiki.” Lalu berlanjut ke frase-frase dan kalimat-kalimat. Anak-anak tetap diam. Barangkali mendengarkan tetapi hanya berlalu saja. Di penghujung, saya meminta...

Read More

Memahami Alquran

Al-Quran yang secara harfiah berarti “bacaan sempurna” merupakan suatu nama pilihan Allah yang sungguh tepat, karena tiada satu bacaan pun sejak manusia mengenal tulis baca lima ribu tahun yang lalu yang dapat menandingi Al-Quran Al-Karim, bacaan sempurna lagi mulia itu. Tiada bacaan semacam Al-Quran yang dibaca oleh ratusan juta orang yang tidak mengerti artinya dan atau tidak dapat menulis dengan aksaranya. Bahkan dihafal huruf demi huruf oleh orang dewasa, remaja, dan anak-anak. Tiada bacaan melebihi Al-Quran dalam perhatian yang diperolehnya, bukan saja sejarahnya secara umum, tetapi ayat demi ayat, baik dari segi masa, musim, dan saat turunnya, sampai kepada...

Read More

Kabin Sempit Tempat Ia Mencari Nafkah

Keluar dari mal antrian motor mengular di pintu portal keluar parkir. Saya ada di deratan belakang. Masih ada antrian lagi. Terdengar beberapa orang ngedumel kenapa antiran lama banget, dah malem, dah pingin pulang. Macam-macam saja. Untung gak ada yang mencet-mencet klakson kayak di perempatan lampu merah. Di ujung sana, pintu portal naik turun menuruti perintah seorang perempuan yang dikurung di dalam kabin ukuran satu kali dua meter. Sambil menunggu antrian mataku menyisir dari ventilasi kabin sampai ke mesin generator raksasa yang tak jauh dari parkiran. Saya berdecak. Tak ada pengatur suhu yang masuk ke kabin itu kecuali kipas angin...

Read More

Ayo, Dorong Pemkot Bandarlampung Kembangkan Smart City

Melihat beberapa kota di Indonesia yang telah menerapkan konsep smart city, saya jadi berangan-angan akankah Bandara Lampung menerapkan konsep smart city dalam waktu dekat? Siapa yang tak mendambakan memperoleh pelayanan publik yang cepat, ramah dan terpadu. Memiliki penataan kota dan lingkungan yang aman dan nyaman. Pertumbuhan ekonomi yang sehat. Membangun smart city membutuhkan energi yang cukup banyak dan tak semudah membalikkan telapak tangan. Kita membutuhkan perencanaan yang matang, pembangunan infrastruktur yang menujang, dan yang terpenting adalah dukungan (baca: mindset) masyarakat.  Tetapi kalau untuk meraih sesuatu yang lebih baik, kenapa tidak? Lalu, apa sebenarnya smart city itu? Smart City adalah...

Read More

Mbah Ma’ruf Amin dan Keluhuran yang Ia Tunjukkan

Mbah Ma’ruf Amin menunjukkan teduh wajah khas kiai Nahdlatul Ulama (NU). Ia dengan besar hati memberikan maafnya atas Basuki Tjahja Purnama atau Ahok. Padahal Ahok telah melakukan tindakan tidak santun kepada orang yang lebih tua. Padahal Ahok menyampaikan maaf melalui media massa. Mayoritas umat Islam tersinggung dan mengecam tapi tetap saja mbah Ma’ruf Amin memaafkannya. Siapa yang tak sedih melihat tokoh panutan itu diperlakukan seperti itu. Atas nama persamaan derajat di depan hukum lantas patutkah seseorang menanggalkan nilai kesopanan. Padahal, mengintimidasi dan memperolok saksi persidangan atau terdakwa tidaklah lantas mengangkat derajat penuturnya. Tetapi sebagai orangtua, mbah Ma’ruf Amin tetap...

Read More

Langkah Pertama adalah Langkah Emas

Seburuk apapun hasil dari pijakan pertama, ia tetaplah yang terbaik, karena pijakan-pijakan selanjutnya—anggaplah anak tangga—tidak akan pernah terwujud tanpa ada pijakan yang pertama tadi. Belajar dari hasil buruk sebelumnya—dengan tetap mempertahankan yang baik—maka pada langkah-langkah selanjutnya selalu akan memperoleh keberhasilan yang gemilang. Pada saat itulah, karena dibutakan oleh keberhasilan saat ini, sejarah masa lalu kerap menjadi angin lalu. Terlupakan seperti itu memang kerap terjadi, dan seolah-olah menjadi hal yang lumrah. Kegemilangan yang ada di depan mata semakin menutupi masa lalu dengan bayang-bayangnya sendiri. Untuk mengingat kembali masa lalu yang “gemilang” dulu maka harus ada tragedi, yakni keterpurukan. Manusia selalu...

Read More

Recent Tweets