Category: Jalan Setapak

Bertandang ke Troy Ancient City

Selain sejarah kejayaan Islam yang pernah tertoreh, saya mengenal Turki karena sepakbolanya, Galatasaray. Pun, saya bukan bukan penggemar Galatasaray. Dan sejujurnya keduanya bukanlah magnet besar yang menarik saya untuk datang kemari. Tapi nasib berbicara lain karena pada akhirnya menginjakkan kaki di tanah persimpangan Asia dan Eropa ini. Naifnya, ini yang kedua kalinya. Tiga bulan lalu, di awal Desember, minibus putih menyelamatkan kami dari dingin di depan Bandara Attaturk. Manusia beriklim tropis seperti saya terlalu percaya diri menginjakkan kaki di Istanbul hanya dengan bersandal jepit dan jaket. Tapi untuk kali ini saya benar-benar well-prepare, semua dipersiapkan dengan baik, kecuali uang...

Read More

Romantisme di Pasar Madu dan Kota Tua, Jeddah

Kami sampai di Hotel Azhar, tidak jauh dari Masjid Qisos. FYI: dinamai masjid Qisos karena di masjid ini hukuman mati (dengan cara dipenggal) ditunaikan. Di hotel ini tubuh kami diistirahatkan dan masjid ini jasad mereka diperistirahatkan. Saya tidak cukup punya nyali untuk mendatangi masjid itu. Selain takut kena sambet para arwah, saya punya tujuan lain: Pasar Madu dan Kota Tua.   Pasar Madu Dari namanya kita dapat menerka barang apa yang dijajakan di sana. Madu. Ya, benar sekali. Pasar Madu menyediakan berbagai jenis madu, mulai dari kualitas yang rendah sampai kualitas tinggi. Kebanyakan madu yang dijual di sini didatangkan...

Read More

Haji Kecil [Bag. 02]

Goenawan Muhammad menggambarkan “Mekah” dalam Catatan Pinggir-nya tahun 2012 yang lalu. Masjidil Haram yang megah dengan tiga belas menaranya perlahan surut. Bangunan supermarket dan hotel menggerus kemegahannya. Apalagi setelah Abraj al Bait yang seperti Big Beng yang gembrot berdiri megah. Ia seperti mengangkangi Masjid Haram itu. Kalau Hamka menulis “Di Bawah Lindungan Kaabah” saat ini akankah ia memberi judul yang sama? Semakin kemari pembangunan di lingkungan Masjid Haram itu semakin merajalela. Barangkali, setelah keberanian pemerintah Saudi menggusur rumah sayyidah Khadijah demi pembangunan toilet umum dan padasan wudlu maka keberanian-keberanian yang lain kian muncul. Setelah lahan tidak ada lagi yang...

Read More

Haji Kecil [Bag. 1]

Selayang pesan singkat masuk ke seluler saya. Pesan itu berbunyi berita tentang jadwal pemberangkatan haji kecil di akhir November. Barangkali, dari banyak berita bahagia, pesan singkat inilah yang paling menggetarkan hati. Pesan singkat itu menyisakan rasa bahagia yang luar biasa. Langsung terbayang saat-saat pertemuan dengan Kekasih Allah, menyapa langsung di persemayannya. Juga, bersimpuh di Taman Surga, tempat yang dijanjikan Allah untuk para sahabatnya. Tetapi, ada apa gerangan sehingga saya bisa ke Tanah Suci? Tiket ke Tanah Suci ini adalah apresiasi terbesar yang saya terima, bersama seorang teman lainnya. Sebenarnya, selain rasa haru dan bahagia, saya merasa malu menerimanya. Allah,...

Read More
  • 1
  • 2

Recent Tweets