Mengenal Kepemimpinan Berdasarkan Kata Ro a sa dan Imam

Kita pernah disinggung oleh Kanjeng Nabi bahwa masing-masing diri kita adalah pemimpin. Kadangkala kita menjadi pemimpin bagi diri sendiri. Artinya kepemimpinan kita tidak bersinggungan dengan orang lain. Seperti mengurusi sawah dan ladang, mengurusi kamar sendiri, men-tashorruf-kan kendaraan yang dimiliki dan lain sebagainya.  Kadang kala juga kita menjadi pemimpin yang justru seharian penuh mengurusi kepentingan orang lain sampai-sampai lupa dengan urusan pribadi. Yang ini tidak perlu saya berikan contoh. Bagaimanapun kita memperankan kepemimpinan kita saat ini, kelak kita akan dimintai pertanggungjawabannya. Kalau setiap orang mengajukan gugatan atas kepemimpinan orang lain, misalnya kepada kepala desa, betapa panjang dan lama proses itu...

Read More