Tag: Pesantren

FDS, Kebijakan Muhadjir Effendy yang Tak Bijaksana

Saya belum sepenuhnya memahami apa yang diinginkan Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dari full day school (FDS). Karena ia sendiri, bahkan siapapun yang berwenang, sama sekali tidak memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait full day school. Penjelasan kepada dinas terkait barangkali memang sudah dilakukan. Buktinya, meskipun menurut pak menteri full day school ini masih pada batas himbauan tetapi sudah lebih dari 50% sekolah menerapkannya. Akan tetapi, keberadaan stakeholder (para orangtua dan masyarakat umumnya) tak mengerti apa full day school itu. Yang mereka mengerti adalah anak-anak mereka harus sekolah untuk mengangkat derajat kemanusiaan mereka. Setelah sebulan kegiatan pembelajaran tahun ini...

Read More

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat BBQ

Di titik sangat lelah, di penghujung kegiatan pembelajaran, saya menanyakan sesuatu kepada anak-anak. Pertanyaan yang cenderung pada kegeraman. “Apa yang salah dengan kelas kita? Sudah dua tahun kita belajar ngaji tapi kenapa masih begini?” Anak-anak terdiam. Yang cekikikan sontak langsung tutup mulut. Ada alarm keras terdengar di telinga mereka. Waspada. Jika tidak sebentar lagi kegeraman ini akan menjadi-jadi. “Kesalahan itu bisa jadi terletak pada diri saya dan tidak menutup kemungkinan juga pada diri kalian. Kita cari tahu lalu kita perbaiki.” Lalu berlanjut ke frase-frase dan kalimat-kalimat. Anak-anak tetap diam. Barangkali mendengarkan tetapi hanya berlalu saja. Di penghujung, saya meminta...

Read More

Aplikasi Alquran Virtual Ayat Versi 1.4

Mencari hazanah ilmu tentang Alquran tidak lagi menghadapi banyak halangan. Saat ini, terdapat banyak perpustakaan virtual yang menghimpun berbagai tafsir ke dalam satu program aplikasi. Di antaranya adalah aplikasi Ayat versi 1.4. Pada kesempatan ini kita akan menilik seluk beluk aplikasi Alquran Virtual yang bernama Ayat ini.   Halaman Antar Muka yang Nyaman Aplikasi Ayat versi 1.4 memiliki antar muka yang ramah di mata. Terdapat berbagai menu yang dapat dimanfaatkan. Kamu dapat memilih surat dan ayat, halaman, dan juz yang ingin dibaca secara mudah. Menu tersebut terletak di bagian margin atas sebelah kanan. Tampilan lembaran-lembarannya pun disusun sama seperti...

Read More

Mbah Ma’ruf Amin dan Keluhuran yang Ia Tunjukkan

Mbah Ma’ruf Amin menunjukkan teduh wajah khas kiai Nahdlatul Ulama (NU). Ia dengan besar hati memberikan maafnya atas Basuki Tjahja Purnama atau Ahok. Padahal Ahok telah melakukan tindakan tidak santun kepada orang yang lebih tua. Padahal Ahok menyampaikan maaf melalui media massa. Mayoritas umat Islam tersinggung dan mengecam tapi tetap saja mbah Ma’ruf Amin memaafkannya. Siapa yang tak sedih melihat tokoh panutan itu diperlakukan seperti itu. Atas nama persamaan derajat di depan hukum lantas patutkah seseorang menanggalkan nilai kesopanan. Padahal, mengintimidasi dan memperolok saksi persidangan atau terdakwa tidaklah lantas mengangkat derajat penuturnya. Tetapi sebagai orangtua, mbah Ma’ruf Amin tetap...

Read More

Lima Ciri Utama Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudz (Bag. 01)

MA. Sahal Mahfudh adalah sosok teladan yang sangat dihormati, khususnya di kalangan NU. Ia memiliki kedalaman ilmu ushul fikih dan fikih, terbukti manifestasi beliau dalam buku yang ia tulis, yaitu Thariqatul Husul dalam ushul fikih dan Uyun al-Bashair dalam kaidah-kaidah fikih. Ia adalah sosok kiai yang kritis dan konsen memperhatikan permasalahan-permasalahan di masyarakat dan menggunakan fikih untuk menjawab permasalahan-permasalah itu. Fikih adalah sebuah langkah metodologis dalam rangka mengimplementasikan syariah dan mencapai tujuan aplikasi syariah (maqasidus syariah). Tujuan aplikasi syariah Islam adalah guna menjaga agama, jiwa, harta, akal, harga diri, dan keturunan. Keenam tujuan tersebut adalah inti dari kehidupan. Melihat...

Read More

Tantangan Pondok Pesantren Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Sekolah dan pesantren adalah sekeping mata uang dalam pendidikan di Indonesia. Sekilas ia tampak bersebrangan tetapi ia menyatu tidak terpisahkan. Baik sekolah maupun pesantren, keduanya memiliki tanggungjawab yang sama besar dalam mendidik bangsa Indonesia menjadi insan kamil. Tetapi, baik sekolah maupun pesantren, keduanya memiliki metodologi pembelajaran yang berbeda sehingga kalau keduanya dipaksakan untuk disatukan maka hasilnya justru tidak maksimal. Sekolah dan pesantren bisa sangat bersinergi dalam menjalankan roda pembelajaran. Di sekolah belajar ilmu-ilmu duniawi dan di pesantren belajar ilmu-ilmu ukhrowi. Hingga pada akhirnya sampai pada titik bahwa tidak ada istrilah ilmu dunia dan akhirat karena ilmu itu memancar dari...

Read More

Archives

Recent Tweets