Tag: Ponpes

Belajar dari Luqman al-Hakim dalam Mendidik Anak

Kota Makkah adalah kota yang kompleks. Kota metropolis. Pusat perniagaan sekaligus spiritualitas. Mereka menjalani kehidupan dengan sangat keras layak hidup di kota-kota besar jaman sekarang. Karena peperangan mereka sangat mendambakan memiliki anak laki-laki sehingga kelahiran anak perempuan dianggap aib. Kapitalisme mengakar kuat dari sistem pasar hingga rampasan perang. Kemanusiaan pada masa itu rapuh sekali. Di kota seperti itulah Rasulullah terlahir. Sebagian hidupnya mengikuti tradisi masa itu sekaligus bersih dari kejahiliyahan masyarakatnya. Beliau tetap mengikuti tradisi “persusuan” tapi terbebas dari kebiasan jamuan makan “ad-da’bu”. Beliau tumbuh menjadi anak yang cemerlang dan berkembang menjadi remaja yang gemilang. Beliau menjadi sosok yang...

Read More

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat BBQ

Di titik sangat lelah, di penghujung kegiatan pembelajaran, saya menanyakan sesuatu kepada anak-anak. Pertanyaan yang cenderung pada kegeraman. “Apa yang salah dengan kelas kita? Sudah dua tahun kita belajar ngaji tapi kenapa masih begini?” Anak-anak terdiam. Yang cekikikan sontak langsung tutup mulut. Ada alarm keras terdengar di telinga mereka. Waspada. Jika tidak sebentar lagi kegeraman ini akan menjadi-jadi. “Kesalahan itu bisa jadi terletak pada diri saya dan tidak menutup kemungkinan juga pada diri kalian. Kita cari tahu lalu kita perbaiki.” Lalu berlanjut ke frase-frase dan kalimat-kalimat. Anak-anak tetap diam. Barangkali mendengarkan tetapi hanya berlalu saja. Di penghujung, saya meminta...

Read More

Mbah Ma’ruf Amin dan Keluhuran yang Ia Tunjukkan

Mbah Ma’ruf Amin menunjukkan teduh wajah khas kiai Nahdlatul Ulama (NU). Ia dengan besar hati memberikan maafnya atas Basuki Tjahja Purnama atau Ahok. Padahal Ahok telah melakukan tindakan tidak santun kepada orang yang lebih tua. Padahal Ahok menyampaikan maaf melalui media massa. Mayoritas umat Islam tersinggung dan mengecam tapi tetap saja mbah Ma’ruf Amin memaafkannya. Siapa yang tak sedih melihat tokoh panutan itu diperlakukan seperti itu. Atas nama persamaan derajat di depan hukum lantas patutkah seseorang menanggalkan nilai kesopanan. Padahal, mengintimidasi dan memperolok saksi persidangan atau terdakwa tidaklah lantas mengangkat derajat penuturnya. Tetapi sebagai orangtua, mbah Ma’ruf Amin tetap...

Read More

Lima Ciri Utama Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudz (Bag. 01)

MA. Sahal Mahfudh adalah sosok teladan yang sangat dihormati, khususnya di kalangan NU. Ia memiliki kedalaman ilmu ushul fikih dan fikih, terbukti manifestasi beliau dalam buku yang ia tulis, yaitu Thariqatul Husul dalam ushul fikih dan Uyun al-Bashair dalam kaidah-kaidah fikih. Ia adalah sosok kiai yang kritis dan konsen memperhatikan permasalahan-permasalahan di masyarakat dan menggunakan fikih untuk menjawab permasalahan-permasalah itu. Fikih adalah sebuah langkah metodologis dalam rangka mengimplementasikan syariah dan mencapai tujuan aplikasi syariah (maqasidus syariah). Tujuan aplikasi syariah Islam adalah guna menjaga agama, jiwa, harta, akal, harga diri, dan keturunan. Keenam tujuan tersebut adalah inti dari kehidupan. Melihat...

Read More

Tantangan Pondok Pesantren Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Sekolah dan pesantren adalah sekeping mata uang dalam pendidikan di Indonesia. Sekilas ia tampak bersebrangan tetapi ia menyatu tidak terpisahkan. Baik sekolah maupun pesantren, keduanya memiliki tanggungjawab yang sama besar dalam mendidik bangsa Indonesia menjadi insan kamil. Tetapi, baik sekolah maupun pesantren, keduanya memiliki metodologi pembelajaran yang berbeda sehingga kalau keduanya dipaksakan untuk disatukan maka hasilnya justru tidak maksimal. Sekolah dan pesantren bisa sangat bersinergi dalam menjalankan roda pembelajaran. Di sekolah belajar ilmu-ilmu duniawi dan di pesantren belajar ilmu-ilmu ukhrowi. Hingga pada akhirnya sampai pada titik bahwa tidak ada istrilah ilmu dunia dan akhirat karena ilmu itu memancar dari...

Read More

Recent Tweets