Tag: Buku

Menunggu Bedug Sambil Baca ‘Klop’

KLOP. Ini buku lama tapi belum tua. Apalah artinya buku lama kalau belum pernah dibaca. Syukurlah saya pernah membacanya. Dan ketika menuntaskan membaca Klop saya merasa sedang mencengkramai diri sendiri sekedar untuk menanyakan idealitas saya sebagai Manusia Indonesia. Isi kepala yang sudah terlanjur dibebali dengan fikiran metrialistik, kepicikan, dan keinginan nafsu seperti ditantang untuk di”instal” ulang. Dorongan ke arah sana sangat terasa ketika membaca “Mawar” yang menjadi inspirasi bagi keluarga yang ia tempati. Selain itu, mawar seperti mengajak pembaca untuk mempertanyakan hakekat dan tujuan hidup dan kehidupannya. “Mawar itu aku. Aku bukan baja atau kayu yang menjadi tiang rumah...

Read More

Masalalu Selalu Aktual – Buku Lama yang Enak Dibaca

In het heden ligt het verleden, in het nu wat komen zal. Dalam masa sekarang kita mendapati masa lalu, dalam masa sekarang juga kita mendapati apa yang akan datang. Historia docet! Sejarah itu memberi pelajaran kepada kita.   Kalimat di atas adalah jawaban P. Swantoro ketika ditanyai Sindhunata, “Mengapa Pak Swan menulis sejarah untuk jurnalisme Pak Swan? Dan, apa artinya sejarah bagi jurnalisme Pak Swan?“. Buku Masalalu Selalu Aktual adalah kumpulan jurnalisme sejarah P. Swantoro selama lima belas tahun untuk koran Kompas. Sebagian tulisan dalam buku ini terdapat dalam rubrik Fokus Peristiwa Pekan ini dan rubrik Fokus. Saya membeli...

Read More

Cak Nun: Tuhan Pun Berpuasa

Buku ini membuka cakrawala pembacanya dalam memahami makna puasa. Selama ini, secara mainstream, pemaknaan puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa. Akan tetapi, Emha Ainun Najib—akrab disapa Cak Nun—menyuguhkan makna puasa yang lebih universal. Barangkali banyak di antara kita yang memahami puasa hanya terjadi pada bulan suci Ramadan. Padahal, puasa bisa terjadi kapan saja tanpa terikat oleh ruang dan waktu. Barangkali kita memahami bahwa manusia saja yang menjalani terakat puasa. Padahal seluruh mahluk menjalaninya sebagai bentuk penghambaan. Bahkan bukan hanya mahluk alam semesta, Tuhan sendiri menjalani puasa, lebih puasa dari puasa...

Read More

Recent Tweets